Batik Bali Mulai Rambah Amerika Serikat

Batik Indonesia kembali menjadi wangsit bagi perancang pakaian internasional. Kali ini, perancang pakaian Amerika Serikat, Nadya, menimbulkan batik Bali sebagai materi utama rancangan yang diperlihatkan dalan peragaan busana di banyak sekali kota di Negeri Paman Sam, mirip dikutip dari Liputan 6.


Di tangan Nadya, busana tradisional batik dimasak menjadi pakaian kekinian dan terbaru. Untuk menghasilkan produk variatif itu, Nadya bereksperimen dengan bahan, motif, dan warna batik.

Nadya juga menerapkan konsep reversibel bagi karya-karyanya, seperti jaket, rompi, dan kemeja. Selain itu, nyaris semua rancangannya mampu digunakan secara bolak-balik. Jadi, beli satu seakan bisa dua.

“Kami banyak menciptakan batik dan busana bikinan tangan untuk ekspor. Bekerja dengan aneka macam ketrampilan, dengan materi dari Bali, Jawa, Sulawesi,” jelas Nadya.

Nadya memulai langkahnya dengan show dari rumah ke tempat tinggal kenalannya. Sukses gelaran koleksinya itu menjinjing Nadya berpameran dari satu kota ke kota lain di Amerika Serikat. Bahkan, sampai London dan Johanesburg.

Tidak itu saja, semua koleksi Nadya ternyata dilaksanakan oleh para perajin di Ubud, Bali, sehingga masing-masing memiliki keunikan.
LihatTutupKomentar