Batik Solo Tv Akan Secepatnya Hadir

Tak usang lagi, publik bakal menikmati layanan Batik Solo TV di banyak sekali akomodasi biasa di Kota Solo. Pemkot Surakarta selaku pemilik mengklaim, stasiun televisi tersebut bakal menayangkan info publik terhadap khalayak.


”Format tayangannya 60 persen berita publik dan 40 persen hiburan atau branding kota,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Yosca Herman Soedradjad, usai peluncuran Batik Solo TV di Kantor Kelurahan Jebres, Jumat (5/6).

Sebanyak 51 kantor kelurahan, lima kantor kecamatan, stasiun dan terminal, menjadi beberapa daerah yang dipilih Pemerintah Kota selaku lokasi penempatan layar televisi yang menayangkan Batik Solo TV.

”Mungkin juga akan dipasang di mal dan public space lainnya. Yang jelas, semua info dan program Pemerintah Kota akan ditayangkan di sana. Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tiap kelurahan pun akan disiarkan melalui televisi ini.”

Tim khusus pun sudah disiapkan Dishubkominfo guna menciptakan perencanaan, acara, liputan, editing sampai penyiaran Batik Solo TV. Program dan tayangan dijanjikan selalu diperbaharui, sehingga tampilannya tidak monoton dan membosankan.

Kаbеl

”Saat ini kami baru bisa memakai kabel untuk siaran Batik Solo TV. Namun ke depan, kami akan mencoba menciptakan siaran televisi ini bisa dicicipi secara online. Bahkan bila perlu akan diupayakan agar mampu diakses oleh pengguna Android,” urai Herman.

Dengan budget sekitar Rp 200 juta dari APBD 2015, dalam waktu akrab Batik Solo TV gres tersedia di 51 kantor kelurahan dan lima kantor kecamatan.

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo bergarap, Batik Solo TV bisa membuatkan akidah dan kepedulian mereka kepada pemkot, sekaligus partisipasinya dalam pembangunan di Kota Solo.

”Kalau perlu, laporan budget tiap SKPD ditampilkan saja sekalian. Jadi siaran Batik Solo TV ini bisa menjadi salah satu bentuk transparansi budget pemerintah terhadap publik,” tandasnya.
LihatTutupKomentar