Bayu Ramli Peragakan Batik Magelang

Kekayaan batik khas Magelang menawan minatBayu Ramli, Pemilik Exisít Modelling Semarang. Bayu yang mempunyai murid model-model terbaik Jawa Tengah bergairah dikala menampilkan batik khas Kota Tidar itu di atas panggung Festival Jamu dan Kuliner, Sabtu (6/6) malam.


Sebanyak 10 versi perempuan bagus dan laki-laki ganteng tampil di hadapan ratusan penonton. Mereka elok berlenggaklenggok di atas dan di depan latar panggung sambil sesekali tersenyum anggun. Para model seolah mengajak penduduk mengenakan batik mirip mereka.

Masyarakat yang menyaksikan begitu bersemangat menyaksikan agresi model, sambil sesekali mengabadikan dengan kamera. Dengan diiringi musik disco sentuhan DJ Ocka Diamondika (16), penduduk tampaksungguh menikmati fashion show itu. ”

Tidak hanya kali ini saya bawa versi-versi untuk peragaan pakaian di Magelang. Tapi, kali ini sungguh beda, sebab yang ditampilkan yakni batik-batik khas Magelang,” ujar Bayu Ramli di sela-sela acara.

Mоtіf Aріk

Ia menilai, batik khas Magelang memiliki motif yang apik dan warna-warna bermacam-macam. Termasuk mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki daerah lain, mirip Pekalongan atau Solo. Hal ini membuat tampilan para model malam itu begitu menawan, mengingat batik yang dikenakan juga apik.

”Di sini saya ingin menunjukkan kepada penduduk , batik Magelang tidak kalah memukau dari batik tempat lain. Banggalah warga Magelang yang mempunyai ciri khas batiknya sendiri, yang saya harap akan terus berkembang,” katanya.

Batik yang dipakai para model berasal dari beberapa perajin batik yang tergabung dalam Paguyuban Batik Magelang. Bahkan, Bayu mengikutsertakan para perajin tersebut ke atas catwalk dengan tujuan penduduk lebih mengenal mereka.

Yupita (38), Pemilik Batik Srikandi, salah satunya. Ia memperlihatkan tujuh buah koleksi yang dikenakan para model. Di antaranya bermotif suruh ayu, trunan, bayeman, dan yang lain. Wanita berhijab itu pun tampakbersemangat memakaikan batiknya ke model.

”Baru dua kali ini saya ikut fashion show dan gres pertama kali dengan Bayu Ramli. Tentu bahagia bisa terlibat di sini dan saya harap batik Magelang makin terkenal,” tuturnya.

Senada disampaikan Kelik Subagyo (43), Pemilik Galeri Batik Soemirah, bahwa fashion show kali ini sungguh memiliki arti baginya. Pasalnya, pamor batik Magelang akan makin meningkat dan harapan perajin kian maju akan gampang terwujud.
LihatTutupKomentar