Cerita Batik Papua Yang Digunakan Joko Widodo Dan Irina

Jimmy Afaar menjadi salah satu perajin sukses membongkar dominasi batik Jawa. Pria berusia 51 tahun itu sudah menjinjing batik Papua melanglang buana.
Ini menciptakan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo terpesona untuk mengenakan batik bermerek "Port Numbay" di program kenegaraan. Kedua sejoli itu langsung memesan ke Jayapura.

Dan, meminta final dalam waktu sepuluh hari. Celakanya, Jokowi lupa memperlihatkan ukuran tubuh.

Jimmy kalang kabut. Dia meminta perlindungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise untuk memenanyakan ukuran tubuh pada Jokowi dan Iriana.

Sayang, Yohana menyatakan tidak mampu memenuhi permintaan mitra satu tempat itu. Mungkin, khawatir dianggap kurang bimbing oleh Jokowi.

Tak kekurangan nalar, Jimmy mengira ukuran tubuh Jokowi dan Iriana lewat foto banyak beredar di media massa dan media online.

"Akhirnya 10 hari jadi. Warnanya agak keunguan ini alasannya adalah dicampur buah pinang. Pas dicoba Presiden (Jokowi) pas. Saya bersyukur," ujar Jimmy seperti dikutip dari mеrdеkа.

Terkait motif, kata Jimmy, Jokowi menentukan gambar burung cendrawasih dan dayung khas Papua.

"Dua-duanya sama warnanya dan mоtіf bаtіk nya. Biar sejoli," kata dia.
LihatTutupKomentar