Ibu Negara Tetap Gunakan Batik Meskipun Udara Di Beijing Dinging

Presiden Joko Widodo jadinya melakukan lawatan pertamanya. Ada tiga acara internasional yang akan ia laksanakan di antaranya seperti Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economy Community (APEC) di Tiongkok pada 10-11 November, KTT ASEAN di Naypyidaw, Myanmar pada 12-13 November, dan dilanjutkan pada G-20 di Brisbane, Australia pada 15-16 November. Ditemani oleh para menteri lainnya, lawatan pertama ini menjadi media perkenalan Presiden Jokowi kepada dunia.

Seperti dikutip dari liputan6.com, tak hanya ditemani oleh para menteri saja, namun perjalanan Jokowi juga didampingi oleh Iriana Joko Widodo dan Kahiyang Ayu yang yaitu istri dan anak dari presiden Jokowi. Setelah melaksanakan perjalanan memakai pesawat kepresidenan Boeing Business Jet-2 selama tujuh jam, alhasil Jokowi beserta keluarganya datang di bandara udara Internasional Beijing Capital pukul 17.30.

Saat melangkahkan kaki keluar dari pesawat tersebut, Presiden dan ibu negara ini tampil serasi dengan memakai batik. Presiden Jokowi terlihat gagah dengan memakai batik lengan panjang berwarna cokelat renta, hitam dan putih yang disepurnakan dengan celana bahan berwarna hitam dan sepatu dengan warna yang senada.

Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo tampil mewah , modis dan anggun dengan memakai kebaya merah yang disandingkan dengan selendang batik untuk menutupi pundaknya, walaupun Beijing tengah diselimuti oleh udara dingin. Melihat pemandangan tersebut sontak mengakibatkan pertanyaan di kelompok netizen, apakah Ibu Negara tidak merasa kedinginan? Mengingat Ibu Iriana tidak menggunakan baju hangat ketika ke Beijing.
LihatTutupKomentar