Mengintip Pembuatan Batik Klasik Yogyakarta

Ketenaran batik khas Yogyakarta tak perlu diragukan lagi. Beragam motif dan teknik pengerjaan utamanya batik tulis membuat batik ini dikejar wisatawan dalam dan luar negeri. Namun, di balik keindahan yang ditawarkan, terdapat proses panjang pembuatan kain-kain batik tersebut.

“Lamanya waktu tergantung dari motifnya, rumit atau tidak,” kata Supervisor bikinan Batik Nyonya Indo, Sukardi, Sabtu (9/5/2015).

Selain kerepotan motif, aspek lainnya yang mempengaruhi lamanya pembuatan batik yakni warna yang dipakai. Semakin banyak warna, makin usang pula proses pembuatannya.

“Kaprikornus kita itu pewarnaannya satu warna, dibatik, abis itu masuk warna kedua dibatik lagi, lalu lanjut warna selanjutnya, gitu terus,” jelas Sukardi.

Sukardi melanjutkan, dalam sekali pewarnaan bisa menyantap waktu hingga 3 ahad. Maka tak aneh kalau untuk membuat satu kain batik menghabiskan waktu sekitar 5 hingga 6 bulan. Menurut Sukardi waktu pengolahan ini tergolong cepat alasannya satu kain batik dikerjakan oleh beberapa orang.

“Kita di sini kerjanya ramai-ramai, masing-masing punya kemampuan membatik sendiri, makanya cepat. Kalau satu kain dipegang satu orang mampu 2 hingga 3 tahun,” jelasnya. Kоmраѕ
LihatTutupKomentar