Menteri Selandia Baru Kenakan Batik Dikala Berjumpa Wapres

Ada penampakan yang tidak biasa. Beberapa warga negara gila masuk ke ruang kerja Wapres Jusuf Kalla atau JK. Tidak memakai jas, tidak pula menggunakan kemeja berdasi, melainkan batik.


Rupanya laki-laki warga negara abnormal tersebut yakni Menteri Perdagangan dan Perubahan Iklim Selandia Baru Tim Groser‎. Groser merupakan menteri dari luar negeri, yang perdana memakai batik. Ini menjadi perhatian khusus JK.

"Tadi Pak JK juga notice, mereka menyadari kenapa pakai batik itu? Karena JK yang mensponsori utama menurunkan suhu AC. Jadi (Groser) tidak usah pakai jas, pakai batik saja," kata Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofyan Wanandi, di Jakarta, mirip dikutip dari Liputan 6.

Sofyan mengatakan, alasan Groser memakai batik karena suka dengan corak dan warna-warni pakaian tersebut. Groser takjub dengan kemajuan batik ketika ini.

"‎Dulu pernah 20 tahun lalu menjadi Duta Besar untuk Indonesia. Kaprikornus dia tadi juga sempat bilang, jika kini ini Indonesia hebat sekali, baju batiknya warna warni begitu kini. Kalau dulu kan ke Jawa cuma ada cokelat saja. Jadi dia ingin pakai batik," terang ia.

‎Dalam pertemuan tersebut, Sofyan memberikan, Groser memberikan sumbangan penanggulangan kabut asap. Selandia Baru memiliki pengalaman mengatasi kebakaran dan peristiwa asap di Australia dan Amerika Serikat. Namun, belum ada janji faktual antara dua negara.

"‎Mengenai pertanian juga dibahas. Mereka kan banyak juga, membantu teknologi kita juga, mereka menyaksikan Indonesia mempunyai banyak air, tetapi bagaimana itu bisa dimanfaatkan dengan peningkatan infrastruktur agar bikinan pertanian kita bertambah," tandas Sofyan.
LihatTutupKomentar