Rancangan Motif Mexico, Paduan Desainer Dari Mexico

Selain memanggil antusiame para desainer Indonesia, perhelatan Jakarta Fashion Week 2012 juga mengundang minat para desainer luar negeri seperti desainer Mexico, Cristina Pineda dan Ricardo Covalin. Kolaborasi mereka berdua menciptakan clothing line yang diberi nama Pineda Covalin.

“Pineda Covalin sudah bangun sejak 15 tahun yang kemudian di Mexico, dan (telah didistribusikan di) beberapa kawasan di Amerika, Paris, Swiss, Australia, Spanyol, dan Cile,” ungkap Ricardo Covalin terhadap Kompas Female, dalam wawancara khusus di Pasific Place, Jakarta.

Kerjasama dua desainer ini dimulai alasannya mereka mempunyai kesamaan visi, misi, dan pandangan untuk menuangkan pandangan baru dan kreativitas mereka di atas materi. “Kami berdua sama-sama terinspirasi oleh kebudayaan Mexico, dan jadinya menetapkan untuk berkolaborasi menciptakan busana wanita dan pria dalam Pineda Covalin,” timpal Cristina.

Pineda Covalin ialah sebuah brand yang identik dengan aneka macam busana dengan corak dan motif Mexico yang colourful dan cerah. Motifnya didominasi oleh bunga, kupu-kupu, keramik suku Tehuana, dan suku Chihuahua. “Pakaian merupakan identitas dan jati diri seseorang, dan juga ihwal bagaimana seseorang mengekspresikan dirinya. Dan inilah ciri khas kami,” ungkap desainer yang memiliki klien-klien mirip Salma Hayek, model dan penyanyi Chloe Biggs, sampai model Karolina Kurkova ini.

Sebagai desainer, Ricardo dan Cristina mengaku bahwa mereka juga mengamati kemajuan mode dan tren, tetapi hal ini tak bikin mereka terpaku pada tren yang tengah berlaku di dunia. Ketika disinggung ihwal prediksi tren di tahun depan, dengan kompak mereka berdua mengatakan bahwa mereka tak mau mengikuti tren karena mereka justru ingin menciptakan tren mereka sendiri. “Kami tak inginjadi pengikut, tetapi kami mau jadi trendsetter,” tukas mereka.

Kаgum раdа Indоnеѕіа
Batik, nampaknya jadi salah satu alat publikasi Indonesia di mata dunia. Keindahan dan daya tarik batik juga mampu menawan hati Ricardo dan Cristina. “Inilah yang menciptakan kami menjadi sungguh kesengsem tiba ke Indonesia untuk mengenal lebih jauh ihwal batik,” tukas Ricardo.

Nampaknya Indonesia juga mesti berterima kasih pada Kedutaan Besar Mexico di Indonesia, alasannya adalah publikasi yang tak henti dan menjadi salah satu hal yang menawan Ricardo dan Cristina tiba ke Indonesia. Satu hal yang kian memperbesar kekaguman mereka terhadap Indonesia yakni kuatnya rasa nasionalisme masyarakat Indonesia akan kebudayaannya.

“Saya terkejut dan takjub alasannya adalah penduduk Indonesia suka pakai batik kemanapun mereka beraktivitas, maupun untuk sehari-hari. Lebih-lebih lagi, di mall juga ada ada satu lantai khusus yang memasarkan baju batik. Ini ahli sekali, aku sangat takjub alasannya di Mexico tidak ibarat itu,” tambah Ricardo.

Di Indonesia, Ricardo dan Cristina meluangkan diri untuk melihat ragam batik yang bermacam-macam. Mereka menilai ada kesamaan antara batik dan motif Mexico alasannya adalah sama-sama dilukis dan menggunakan pewarna alami. Maka, terbersit harapan mereka untuk memadukan kreasi batik dan kain Mexico selaku koleksi berikutnya. “Kami sungguh suka dan terpesona untuk bekerja sama dengan Oscar Lawalata, alasannya yakni kehebatannya untuk berkreasi dengan batik. Kita lihat hasilnya menyerupai apa batik dan kain Mexico nanti,” ungkap Cristina dengan bergairah.

Dеѕаіn ѕаrаt wаrnа
Tampil di Promenade Stage, Pacific Place, Pineda Covalin menampilkan koleksi busana yang mengikuti lekuk badan, dengan motif-motif gaib yang beredar secara turun-temurun di Meksiko dan dipadukan dengan warna-warna berani. Brand ini banyak memakai motif kupu-kupu Monarch selaku representasi dari tumbuhan dan fauna Meksiko yang ingin mereka tonjolkan. Ada pula bordir dari Hidalgo dan bordir Ttzoil. Selain itu, seniman kontemporer ibarat Frida Kahlo juga ikut serta merancang koleksi kali ini.

Pineda Covalin memperlihatkan busana-busana siap pakai dengan materi yang cenderung tipis sehingga cocok digunakan di iklim tropis Indonesia. Rancangannya secara keseluruhan pun sangat sederhana, ibarat gaun maxi yang dapat digunakan untuk ke pesta kebun atau pesta keluarga di pinggir pantai. Mayoritas gaunnya menonjolkan keindahan punggung wanita sehingga bagianpunggung senantiasa dibuat dengan serpihan sangat rendah dan condong terbuka. Untuk Anda yang bahagia memamerkan keindahan punggung, koleksi ini cocok digunakan ke berbagai gelaran pesta yang informal. Sedangkan untuk busana kerja, Anda mampu menentukan celana panjang biru dengan rompi tipis yang panjang dengan aksen pita yang mengikat pinggang.
LihatTutupKomentar